KULINER

Soto Kadipiro

   

Soto Kadipiro terletak di Jalan Wates, kurang lebih mungkin sekitar di KM 13 dari perempatan Wirobrajan, ke arah Jakarta. Soto ini merupakan salah satu soto yang legendaris di Jogja.

Soto Kadipiro yang asli kini telah “pecah” menjadi empat. Yang asli masih menempati bangunan lama di sebelah Utara Jalan Wates. Sedangkan “sempalannya” berdiri berderetan di seberang jalannya, yaitu: Soto Kadipiro II, Soto Kadipiro Baru, dan Soto Kadipiro Plus. Ketiganya dioperasikan oleh adik-adik dari sang kakak. Soto Kadipiro adalah gagrak sate ayam dengan kuah bening yang gurih. Lauknya adalah ayam goreng, perkedel kentang, tahu dan tempe bacem, serta berbagai jenis rempeyek dan krupuk. Soto ini khas, termasuk jenis Soto Ayam yang tak bersantan. Kuahnya agak bening, nikmat dan sedap. Komponennya antara lain suwiran daging ayam sedikit, perkedel juga sedikit, mungkin cuma separo, menurut saya ukurannya serba ‘mini’,
Soto kadipiro didirikan oleh Karto Wijoyo. “Bapak saya mulai berjualan soto tahun 1921,” kata Widadi Dirjo Utomo, anak sekaligus penerus dinasti Karto Wijoyo. Tahun 1972, setelah bapaknya meninggal dunia, Widadi meneruskan usaha soto di tempat yang sama.

 

THE BEST CAR
THE BEST HOTEL
THE BEST DESTINATION