KULINER

Sate Klatak Pak Pong

      



Sate klathak dirintis oleh Mbah Ambyah pada tahun 1950-an. Sekarang usaha warung ini dilanjutkan oleh penerusnya, Yabith bin Hamzah. Menurut masyarakat Yogya dan sekitarnya, dalam bahasa setempat, klathak adalah biji melinjo yang digoreng sangan (menggunakan pasir dan belanga, bukan dengan wajan dan minyak goreng). Toh sulit mencari hubungan klathak yang sebenarnya dengan sate klathak yang dijual Mbah Ambyah.

Sebetulnya di luar Pasar Jejeran juga ada banyak warung sate yang juga memakai nama sate klathak. Tapi tentu saja yang paling maknyuss adalah sate klathak yang di dalam pasar. (Wisata Jajan Yogyakarta, Intisari).

Sate Klathak

Jln. Imogiri (di dalam Pasar Jejeran), Pleret, Bantul, Yogyakarta.

Buka tiap hari pukul 17.30-02.00

THE BEST CAR
THE BEST HOTEL
THE BEST DESTINATION